Sabtu, 12 November 2016

Gatot Nurmantyo, Jendral Penjaga Wudhu

K. H. Muhammad Arifin Ilham saat buka puasa bersama Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Keluargaku tercinta krn ALLAH. Hal ringan, sederhana tetapi sangat sangat besar nilai manfaatnya, yaitu "dawaamul wudhu" kebiasaan selalu berwudhu : 

  1. Dicintai Allah, "Al Mutathohhiriin" (QS Al Baqorah 222),
  2. Sunnah mulia Rasulullah, "Tiada yg serius yg selalu menjaga wudhunya kecuali yg BENAR BENAR BERIMAN",
  3. Meraih doa para Malaikat, "Ya Allah ampunilah dosanya, rahmatilah dia sampai wudhunya batal",
  4. Bersih, segar dan bercahaya mukanya,
  5. Nafsunya terjaga,
  6. "Himmatul hasanaati" Energinya maunya hanya yg baik, halal dan positif,
  7. Akhlak muliapun jadi tumbuh,
  8. Dijamin meninggal husnul khotimah krn meninggal dalam keadaan suci,
  9. Kuburannya terang dari pancaran tubuhnya yg selalu berwudhu,
  10. Di akhirat termasuk "Ahlul Karaami" hamba Allah yg memiliki kedudukan mulia. 

“Sejatinya ummatku pada hari qiyamat akan datang dalam kondisi wajah dan ujung-ujung tangan dan kakinya bersinar pertanda mereka berwudlu semasa hidupnya di dunia“ (HR Bukhory Muslim). Apalagi mau rehat dg berwudhu, inilah berita gembiranya, Rasulullah bersabda: “Barangsiapa tidur di malam hari dalam keadaan suci (berwudhu’) maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap ‘Ya Allah ampunilah hambaMu si fulan, kerana ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci" (HR Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r.a.).

Ayoooo janji jaga wudhu kita selalu, jangan malas dan jangan remehkan amal mulia ini. Dan jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir, berazam untuk sholat malam, dan biasakan puasa sunnah senin kamis. Selamat rehat bahagia dalam Sunnah Rasulullah, duhai sahabat sholehku.

Foto baru saja buka puasa bersama Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo yg hobby beliau menjaga wudhu, sholat di awal waktu, berjamaah di mesjid dan sujud syukur setiap lima waktu.

Load disqus comments

0 komentar